“SETAPAK LANGKAHKU MUNDUR”
Hari demi hari
Aku terdiam sejenak
Mengingat jejak langkahku dulu
Karna kisah hidupku akan menjadi pelajaran baru
Kini terasa bagiku....
Saat mendengar lantunan irama
Saat itupula aku melangkah kebelakang
Mengingat indahnya bersama keluarga
Masa indah itu tak kan terganti
Tak ada yang menjajakannya
Dan tidak ada yang ingin menjualnya
Karna harganya terlalu mahal untuk di dapat
Oke..
Kamu boleh membelinya dari orang lain
Mendapatkan senyuman bertopeng wajah
Namun jangan pernah katakan, jika
senyuman itu ukiran dari keluarga
kebahagian diperoleh alami
terbekas di hati sepanjang abad
terlalu mahal harganya
terlalu indah untuk dikenang
namun itu semua dulu
yaa, saat bersama dengan keluarga
aku ingin itu semua bisa terulang kembali
walau warna rambutku berubah menjadi putih
Arie Kota Gayo, Selasa 08 April 2014






0 komentar:
Posting Komentar