Haruskan waktu disia-siakan begitu saja? dan Untuk apa buang buang
waktu untuk mengatakan berpisah, padahal kata kunci dari cerita semasa hidup di
dunia ini adalah “tidak ada yang abadi”, dalam artian semua kan sirnah, hilang
semua. Seperti kita mengulas buku yang sudah di karang, perlembar kita
membukanya, membacanya dan merasakannya, adakalanya di lembaran pertama kita
mengenal biografi pengarang, isi ceritanya. Dihalaman berikutnya kita kan
diajak untuk menghayati cerita tersebut, apakah saat itu kita tersenyum, sedih
atau menangis.
Akan banyak hal kita temui
dalam satu karangan cerita, memberikan pelajaran yang sangat baik untuk
perkembangan wawasan. Akhir cerita kita bisa memberikan kesimpulan tentang
cerita yang kita baca. Bagiku, tidak jauh berbeda dengan kehidupan akhirat
nanti, kita diberi aturan untuk hidup dan aturan itu semata-mata bukan untuk
orang lain tapi untuk diri-sendiri, betapa besar kasih sayang Allah kepada
kita, namun sering terlupakan. Disaat kita jauh dari Allah, Dia akan menegur
kita, baik berupa musibah, ujian. Aku
yakin bila uda ada kata “tak ada manusia yang sempurna” pasti adakalanya kita
lupa. Apalagi kalau uda merasakan nikmat dunia, memiliki harta, uang, segala
yang diinginkan udah dimiliki dan lupa untuk bersyukur apa yang di dapat.
Salah satu Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menggambarkan keadaan hari kiamat
adalah Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu‘anhu. Dalam Hadits tersebut Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda:
لَا تَزُوْلُ قَدَمَا ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ عَنْ عُمْرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ
شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ
وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ.
“Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam di
hari kiamat dari sisi RabbNya, hingga dia ditanya tentang lima perkara (yaitu):
tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan, dan dalam hal apa (hartanya tersebut) ia
belanjakan serta apa saja yang telah ia amalkan dari ilmu yang
dimilikinya.” (HR.
at-Tirmidzi no. 2416, ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, jilid 10, hal 8, no. 9772 dan Hadits ini
telah dihasankan oleh Syaikh Albani dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah no. 946)
Umur,
Masa muda, Harta (dari mana ia dapatkan), Harta (dalam hal apa ia belanjakan),
Ilmu yang dimiliki, kelimanya akan diminta pertanggungjawabkan, terkadang kita
hanya berpikiran nikmati saja selagi ada, nanti kalau uda habis cari lagi. Bagi
seorang laki-laki muslim, setiap hari jum’at telah diberi renungan, nasehat
agar tidak salah melangkah. Agar setiap hari ada perubahan yang lebih baik
lagi.
Sabtu pagi, aku membaca wartakota.tribunnews.com,
seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dalam Posisi Sujud subhanallah, bila sujudnya
karna Allah semata Semoga amalannya diterima di sisi Allah dan dihapuskannya
atas dosa-dosanya amin. Namun alangkan mengesankan lagi bila ada seorang pemuda
seperti itu, subhanallah. Karna sangat jarang pemuda maupun pemudi yang melaksanakan perintah Allah dan menjauhi
segala larangannya. Kita hanya tersadar setelah rambut mulai memutih, kulit
sudah keriput baru mendekat kerumah Allah.
Semoga kita digolongkan oleh Allah ke dalam
orang-orang yang bisa memanfaatkan umur, masa muda, harta dan ilmu yang di peroleh selama hidup di dunia kelak
kita bisa mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah. Dan semoga Allah
memudahkan kita untuk bisa berkumpul dengan orang-orang yang shalih dari kalangan
Nabi dan Rasul serta orang-orang yang sejalan dengan mereka.
Inilah doa yang sebaik-baiknya
bagi seorang Muslim.
Oßg÷YÏBur `¨B ãAqà)t !$oY/u $oYÏ?#uä Îû $u÷R9$# ZpuZ|¡ym Îûur ÍotÅzFy$# ZpuZ|¡ym $oYÏ%ur z>#xtã Í$¨Z9$# ÇËÉÊÈ
201.
dan di antara mereka ada orang yang bendoa: "Ya Tuhan Kami, berilah Kami
kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah Kami dari siksa
neraka"(QS. al-Baqarah [2]: 201).
Bila ada kata
yang salah mohon maaf, karna kesalahan itu pasti adanya, dan dengan kesalahan
bisa nelajar untuk lebih baik lagi. Salam Remaja Cinta
Islam





